Posts

Showing posts with the label Pendakian Gunung Paseban

Kejadian-kejadian Misterius Saat Mendaki Gunung (Part I)

Image
Hutan yang Gelap Mendaki gunung selalu menyimpan kisah yang membekas dalam pengalaman setiap orang. Kisah menyenangkan, lucu, seru, sial bahkan menjengkelkan menjadi bumbu dalam mendaki gunung. Di luar kisah menyenangkan, terdapat pula kisah menyeramkan atau kejadian-kejadian misterius yang ditemui seseorang selama mendaki gunung. Maklum, gunung merupakan tempat yang sakral. Di dalam hutan-hutannya yang lebat dan tak tersentuh manusia, tersimpan misteri-misteri yang tidak terungkap. Dalam tulisan ini, saya akan membahas pengalaman menyeramkan yang pernah saya alami ketika mendaki gunung-gunung di pulau Jawa. Tidak semua gunung, hanya beberapa di antaranya pernah saya daki dan saya alami sendiri secara nyata kejadian demi kejadian aneh, misterius, sekaligus menyeramkan di gunung. Berikut kisahnya. Gunung Paseban, Megamendung, Bogor, Jawa Barat (Kejadian Pertama) Saya sudah berkali-kali bolak-balik gunung ini dalam rangka survei maupun diklat pecinta alam Gasakpala SMAN 46 ...

Pendakian Gunung Paseban Megamendung (Bagian Ketiga)

Image
(Sambungan Bagian Kedua) Kompas, Alat Navigasi Manual Di puncak bukit yang gundul itu kami kemudian melakukan strategi navigasi manual. Bang irsyad mengeluarkan kompas dan peta keluaran bakosurtanal beberapa tahun silam. Setelah melakukan penembakan beberapa bukit terdekat, ditentukanlah titik lokasi kami berada. Bang Wono sebagai navigator modern juga membantu melakukan navigasi menggunakan GPS.  Dari kedua hasil pengambilan lokasi, keduanya menunjukan titik yang tidak jauh berbeda. Hasilnya, kami mengarah bukan pada puncak gunung Paseban. Kami telah melenceng dan bergeser agak ke utara. Artinya, ada kemungkinan jalan yang kami lalui, salah! Meski demikian, kami pantang mundur. Kami masih penasaran dengan jalan setapak yang sedang kami lalui ini. bang Irsyad menduga, jalan ini pada akhirnya akan menmbus ke satu titik yang sama, yaitu puncak Paseban. Namun, agar bisa mencapai puncak tersebut, berdasarkan peta kita harus melakukan perjalanan dengan mengikuti puncak pu...

Pendakian Gunung Paseban Megamendung (Bagian Kedua)

Image
(Sambungan) Selepas melewati sungai berbatu, kami kemudian memasuki rimbunnya hutan. Ada jalan setapak yang menjadi patokan kami melangkah. Bang Wono berada di posisi depan sebagai leader. Tugasnya adalah membabad berbagai tanaman atau benda apapun yang menutupi jalan. Mula-mula kami menemui kubangan lumpur yang merepotkan. Lebarnya sekitar 3 meter dengan panjang sekitar 8 meter. Mau tidak mau kami harus melintasi kubangan lumpur itu. Pijakan kami pun terjelembab ke dalam lumpur hampir mencapai betis. Untuk menangani masalah itu, beberapa batang tanaman ditebangi untuk dijadikan sebagai pijakan.  Usai melewati kubangan lumpur jalan setapak ini pun terbelah menjadi dua cabang. Tidak ada pertanda yang jelas, jalan mana yang benar. Oleh karena itu, bang Irsyad selaku anggota yang paling senior sejenak berhenti dan berusaha memastikan ingatannya. Bang Wono diperintahkan untuk mengecek jalan yang berbelok ke kiri. Saya dan Andra turut membantu mengecek jalan yang lurus. Hasiln...