Posts

Showing posts with the label Pendakian Gunung

Transportasi Menuju Pos Pendakian Gunung Ciremai Jalur Linggarjati dari Jakarta

Image
Gunung Ciremai dari Desa Linggarjati Tulisan kali ini akan membahas rute transportasi yang dapat dilalui para calon pendaki gunung Ciremai, Kuningan Jawa Barat asal Jakarta yang hendak melalui jalur Linggarjati. Untuk mencapai pos pendakian gunung Ciremai , para calon pendaki dari Jakarta dapat menggunakan moda transportasi bus umum  yang menuju Kabupaten Kuningan via Linggarjati.  Bus tersebut melayani keberangkatan dari terminal Lebak Bulus, Pulo Gadung, Kampung Rambutan, Kalideres, dan beberapa pangkalan bus sekitar perumahan. Perusahan bus yang paling banyak melayani rute Jakarta - Kuningan adalah Luragung Jaya . P.O. Luragung memiliki banyak anak usaha seperti Putra Luragung, Setia Negara, dan beberapa yang lain. Gunakan bus apa saja yang penting bus tersebut mengarah ke Kuningan, Jawa barat via Cirebon, Cilimus. Bus Luragung Jaya Jakarta - Kuningan PP Tarif atau ongkos naik bus jurusan Jakarta - Kuningan tahun 2013 pasca kenaikan BBM berkisar antara ...

Transportasi Menuju Pos Pendakian Gunung Gede Pangrango dari Jakarta

Image
Gunung Gede Pangrango Bagi Anda penggiat olahraga mendaki gunung , berikut ini akan saya paparkan rute transportasi umum ke pos pendakian gunung Gede Pangrango . Untuk mendaki gunung Gede dan Pangrango dapat melalui tiga jalur yakni Cibodas, Gunung Putri, dan Salabintana . Pada tulisan ini akan dibahas moda transportasi untuk mencapai pos pendakian di Cibodas dan Gunung Putri .  Untuk mencapai kedua pos pendakian gunung Gede Pangrango tersebut dari wilayah Jakarta dapat  menggunakan bus umum yang melintasi kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Bus umum tersebut dapat dijumpai di terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Bus besar yang melalui jalur Puncak Cianjur di antaranya bus Doa Ibu dan Karunia Bakti jurusan Kampung Rambutan - Garut maupun jurusan Kampung Rambutan - Tasik .  Bus Karunia Bakti Garut-Jakarta via Puncak Yang perlu diperhatikan bahwa rute tersebut harus melintasi kawasan Puncak karena bus-bus tersebut ada juga yang tidak melalui Puncak,...

Kejadian-kejadian Misterius Saat Mendaki Gunung (Part III)

Image
Pos Batu Lingga, Ciremai Postingan kali ini, saya kembali melanjutkan postingan sebelumnya tentang  Kejadian Misterius Saat Mendaki Gunung Part I dan II . Pada terbitan ini saya akan menceritakan pengalaman misterius saya berikutnya saat mendaki Gunung Ciremai , Kuningan, Jawa Barat. Kejadian ini terjadi sekitar bulan Juni tahun 2009. Saya dan rekan-rekan pecinta alam Gasakpala SMAN 46 sedang mengadakan diklat lanjutan di gunung Ciremai. Ada tiga hal atau cerita misterius yang masih terngiang-ngiang dalam ingatan saya. Tentu saja pengalaman ini merupakan kisah nyata yang ditulis apa adanya tanpa rekaan apapun. Sebagai berikut ceritanya. Usai berhasil mencapai puncak utama gunung Ciremai, tim yang terdiri dari senior, alumni, dan anggota muda kemudian menuruni gunung Ciremai melalui jalur linggajati.  Rencananya tim akan membuka kamp di pos Batu Lingga. Pos batu lingga memiliki ketinggian 2000-an mdpl. Pos ini berada di tengah jalur Linggarjati. Kami berhasil menca...

Kejadian-kejadian Misterius Saat Mendaki Gunung (Part II)

Image
Ini adalah kisah nyata tentang kejadian aneh dan misterius yang saya alami sendiri selama mendaki gunung. Selain gunung Paseban seperti yang saya tulis pada cerita sebelumnya dengan judul  Kejadian-kejadian Misterius Saat Mendaki Gunung (Part I) , pada bagian ini saya akan mengisahkan pengalaman misterius saya saat mendaki gunung Gede, Cianjur, Jawa Barat. Kejadian ini terjadi pada saat pendakian masal dalam rangka sumpah pemuda sekitar bulan oktober tahun 2009. Usai berhasil mencapai puncak gunung Gede, selanjutnya saya dan tim pendaki pecinta saya dari SMAN 46 Jakarta mulai bergerak turun gunung melalui jalur Cibodas. Kami turun sekitar pukul 10 pagi dan menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencapai titik kumpul basecamp Cibodas. Awalnya kami berharap bisa turun sebelum gelap. Namun apa boleh dikata. Salah satu dari sembilan anggota tim kami jalannya terlalu lambat sehingga waktu tempuh perjalanan pun menjadi molor.  Kebetulan saat itu saya berposisi leader (ber...

Kejadian-kejadian Misterius Saat Mendaki Gunung (Part I)

Image
Hutan yang Gelap Mendaki gunung selalu menyimpan kisah yang membekas dalam pengalaman setiap orang. Kisah menyenangkan, lucu, seru, sial bahkan menjengkelkan menjadi bumbu dalam mendaki gunung. Di luar kisah menyenangkan, terdapat pula kisah menyeramkan atau kejadian-kejadian misterius yang ditemui seseorang selama mendaki gunung. Maklum, gunung merupakan tempat yang sakral. Di dalam hutan-hutannya yang lebat dan tak tersentuh manusia, tersimpan misteri-misteri yang tidak terungkap. Dalam tulisan ini, saya akan membahas pengalaman menyeramkan yang pernah saya alami ketika mendaki gunung-gunung di pulau Jawa. Tidak semua gunung, hanya beberapa di antaranya pernah saya daki dan saya alami sendiri secara nyata kejadian demi kejadian aneh, misterius, sekaligus menyeramkan di gunung. Berikut kisahnya. Gunung Paseban, Megamendung, Bogor, Jawa Barat (Kejadian Pertama) Saya sudah berkali-kali bolak-balik gunung ini dalam rangka survei maupun diklat pecinta alam Gasakpala SMAN 46 ...

Transportasi dari Jakarta ke Pos Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing, Wonosobo

Image
Moda Transportasi Menuju Wonosobo Banyak jalan menuju Roma. Begitulah pepatah lamanya. Tidak berbeda dengan pepatah itu, pada kesempatan ini saya akan memberikan informasi rute transportasi dari Jakarta menuju pos pendakian gunung Sindoro dan gunung Sumbing yang paling ringkas dan lengkap dengan biaya transportasinya. Kedua lokasi pos pendakian ini sangat berdekatan, hanya dipisahkan oleh jalan raya  lintas Temanggung-Wonosobo. Pos pendakian gunung Sumbing berada di wilayah Desa Butuh, Dusun Garung, Kecamatan Kalikajang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, sedangkan lokasi pos pendakian gunung Sindoro berada di desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Oleh karena itu, saya menuliskan rute menuju lokasi tersebut sekaligus.  Ada banyak rute transportasi umum yang dapat Anda gunakan dari Jakarta menuju kedua lokasi ini. Saya sarankan Anda menggunakan bus dari Jakarta menuju Wonosobo. Mengapa demikian? Karena dengan menggunakan bus melalui Wonosobo harganya lebih mur...

Pendakian Gunung Paseban Megamendung (Bagian Ketiga)

Image
(Sambungan Bagian Kedua) Kompas, Alat Navigasi Manual Di puncak bukit yang gundul itu kami kemudian melakukan strategi navigasi manual. Bang irsyad mengeluarkan kompas dan peta keluaran bakosurtanal beberapa tahun silam. Setelah melakukan penembakan beberapa bukit terdekat, ditentukanlah titik lokasi kami berada. Bang Wono sebagai navigator modern juga membantu melakukan navigasi menggunakan GPS.  Dari kedua hasil pengambilan lokasi, keduanya menunjukan titik yang tidak jauh berbeda. Hasilnya, kami mengarah bukan pada puncak gunung Paseban. Kami telah melenceng dan bergeser agak ke utara. Artinya, ada kemungkinan jalan yang kami lalui, salah! Meski demikian, kami pantang mundur. Kami masih penasaran dengan jalan setapak yang sedang kami lalui ini. bang Irsyad menduga, jalan ini pada akhirnya akan menmbus ke satu titik yang sama, yaitu puncak Paseban. Namun, agar bisa mencapai puncak tersebut, berdasarkan peta kita harus melakukan perjalanan dengan mengikuti puncak pu...

Pendakian Gunung Paseban Megamendung (Bagian Kedua)

Image
(Sambungan) Selepas melewati sungai berbatu, kami kemudian memasuki rimbunnya hutan. Ada jalan setapak yang menjadi patokan kami melangkah. Bang Wono berada di posisi depan sebagai leader. Tugasnya adalah membabad berbagai tanaman atau benda apapun yang menutupi jalan. Mula-mula kami menemui kubangan lumpur yang merepotkan. Lebarnya sekitar 3 meter dengan panjang sekitar 8 meter. Mau tidak mau kami harus melintasi kubangan lumpur itu. Pijakan kami pun terjelembab ke dalam lumpur hampir mencapai betis. Untuk menangani masalah itu, beberapa batang tanaman ditebangi untuk dijadikan sebagai pijakan.  Usai melewati kubangan lumpur jalan setapak ini pun terbelah menjadi dua cabang. Tidak ada pertanda yang jelas, jalan mana yang benar. Oleh karena itu, bang Irsyad selaku anggota yang paling senior sejenak berhenti dan berusaha memastikan ingatannya. Bang Wono diperintahkan untuk mengecek jalan yang berbelok ke kiri. Saya dan Andra turut membantu mengecek jalan yang lurus. Hasiln...

Pendakian Gunung Paseban Megamendung (Bagian Pertama)

Image
Ada jembatan yang melintas di atas curug ini Kesunyian segera menyergap suasana di sekitar kami. Hanya ada suara jangkrik yang saling bersahutan. Pohon-pohon pinus menjulang tinggi rapat mengelilingi jalan menuju air terjun. Tidak beberapa lama kami melintasi sebuah jembatan kecil yang menyebrangi sungai dengan sisi bawah air terjun setinggi 8 meter. Kami berada di lokasi wisata alam Curug Panjang, Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Bukan lokasi air terjun yang kami tuju, tapi kami hendak mendaki kawasan perbukitan di Megamendung. Kami terdiri dari 4 orang selain saya, ada Andra, Wono, dan senior kami bang Irsad yang usianya sudah kepala empat.  Petang itu kami baru saja turun angkutan umum di ujung jalan terakhir sekitar Curug Panjang untuk melanjutkan perjalanan ke salah satu rumah penduduk di kaki gunung Paseban. Dari Curug Panjang, kami harus menanjak melewati jalan setapak sekitar dua setengah kilometer atau satu setengah jam perjalanan dari titik turun angkot. Setela...