Pendakian Gunung Paseban Megamendung (Bagian Ketiga)
(Sambungan Bagian Kedua) Kompas, Alat Navigasi Manual Di puncak bukit yang gundul itu kami kemudian melakukan strategi navigasi manual. Bang irsyad mengeluarkan kompas dan peta keluaran bakosurtanal beberapa tahun silam. Setelah melakukan penembakan beberapa bukit terdekat, ditentukanlah titik lokasi kami berada. Bang Wono sebagai navigator modern juga membantu melakukan navigasi menggunakan GPS. Dari kedua hasil pengambilan lokasi, keduanya menunjukan titik yang tidak jauh berbeda. Hasilnya, kami mengarah bukan pada puncak gunung Paseban. Kami telah melenceng dan bergeser agak ke utara. Artinya, ada kemungkinan jalan yang kami lalui, salah! Meski demikian, kami pantang mundur. Kami masih penasaran dengan jalan setapak yang sedang kami lalui ini. bang Irsyad menduga, jalan ini pada akhirnya akan menmbus ke satu titik yang sama, yaitu puncak Paseban. Namun, agar bisa mencapai puncak tersebut, berdasarkan peta kita harus melakukan perjalanan dengan mengikuti puncak pu...